Super Excellent Network Bersama Meraih Kebebasan Finansial Yang Sebenarnya

Senin, 07 Oktober 2013

Bisnis Keluarga Seringkali Abaikan Teknologi  

Bisnis Keluarga Seringkali Abaikan Teknologi  


Bisnis Keluarga Seringkali Abaikan Teknologi  

Posted: 07 Oct 2013 05:20 AM PDT

TEMPO.CO, Jakarta - Solusi teknologi informasi diklaim sebagai cara untuk mendorong perusahaan yang bermula dari bisnis keluarga. Teknologi diperlukan untuk memanfaatkan peluang dan tantangan di tingkat global.

"Sebuah perusahaan, sekalipun berbasis keluarga, harus bisa berinovasi untuk menghadapi globalisasi," kata Senior Vice President Industry Value and Solutions SAP Asia Pacific, Adaire Fox-Martin, di Jakarta, Senin, 7 Oktober 2013.

Dia melanjutkan, teknologi merupakan bagian penting suatu perusahaan, tetapi kerap diabaikan. Fox-Martin menyebutkan, faktor yang membuat teknologi dikesampingkan oleh perusahaan adalah terkait biaya. "Perusahaan bisnis keluarga menganggap pemanfaatan teknologi menghabiskan biaya besar," ujarnya.

Padahal, teknologi justru digunakan untuk menghemat biaya operasional perusahaan. "Kini segala aktivitas bisa dilakukan lewat cloud computing dari berbagai tempat," kata Fox-Martin.

Ia menegaskan, perlu ada perubahan cara pandang perusahaan terhadap teknologi informasi. Fox-Martin menyebutkan, strategi yang dilakukan SAP untuk mengubah pemahaman bisnis keluarga, yaitu dengan menyediakan teknologi berbasis analitik. "Jadi, bukan sebatas aplikasinya saja."

Fox-Martin mengemukakan alasan perusahaannya mendorong pertumbuhan bisnis keluarga, terutama di Asia Tenggara. "Terjadi evolusi teknologi yang harus dimanfaatkan oleh perusahaan berbasis bisnis keluarga."

Ia mengatakan, perusahaan keluarga berpotensi mendorong pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik. "Sebanyak 70 persen perusahaan besar di Cina bermula dari bisnis keluarga." Fox-Martin mencontohkan, salah satu konglomerasi keluarga yang kini mendunia adalah raksasa elektronik Korea Selatan, Samsung.

Adapun tantangan menumbuhkan bisnis keluarga, yaitu kurangnya inovasi dan pengembangan. Biasanya, hal tersebut terjadi ketika transisi dari satu generasi ke generasi kedua kepemimpinan bisnis. Bisnis keluarga perlu menemukan cara baru untuk mempertahankan posisi.

Sedangkan tantangan bagi penyedia solusi bagi bisnis keluarga, di masing-masing negara relatif sama. "Ini tergantung bagaimana suatu perusahaan mengatur manajemen bisnis dan kesepakatan dengan konsumennya," kata Fox-Martin.

Teknologi yang diusung SAP, yaitu menyediakan platform untuk menjalankan sistem di suatu perusahaan yang berasal dari beragam industri. Fox-Martin melanjutkan, jika perusahaan sebelumnya sudah menggunakan platform lain, kemudian ingin menggunakan teknologi SAP, mereka tidak perlu merombak sistemnya. "Cara tersebut berdampak kepada efisiensi biaya perusahaan," ujar Fox-Martin.

SATWIKA MOVEMENTI

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar